
Donggala, Sulteng – Sebanyak 1.820 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Donggala resmi dilantik oleh Bupati Vera Elena Laruni di halaman Kantor Bupati, Rabu (12/11).
Pelantikan kolosal ini menandai momen penting bagi ribuan tenaga teknis, pendidik, dan kesehatan yang kini secara resmi menjadi aparatur daerah. PPPK yang dilantik terdiri dari 1.490 tenaga teknis, 150 guru, dan 172 tenaga kesehatan.
Bupati Vera Elena Laruni menegaskan bahwa pelantikan ini jauh dari sekadar seremonial, melainkan awal dari pengabdian baru untuk melayani masyarakat Donggala.
“Ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab baru,” ujar Bu Vera. “Setiap tandatangan dalam perjanjian kerja adalah janji kepada rakyat. Jadilah aparatur yang berakhlak, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.”
Ia berpesan agar seluruh pegawai yang baru dilantik menjaga integritas, disiplin, dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
Di tengah euforia pelantikan, Pemerintah Kabupaten Donggala menghadapi tantangan fiskal besar. Jumlah total PPPK di Donggala mencapai sekitar 4.000 orang, dengan total kebutuhan gaji mencapai Rp600 miliar. Angka ini sangat jauh dibandingkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Donggala yang hanya sekitar Rp143 miliar.
Untuk memastikan hak-hak pegawai terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas keuangan, Bupati Vera mengambil kebijakan strategis. Ia bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, telah menyepakati penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp16 miliar sebagai solusi awal untuk membantu pembayaran gaji PPPK.
Bupati Vera menutup sambutannya dengan ajakan tegas kepada seluruh PPPK untuk bekerja sepenuh hati dan menjadi motor penggerak perubahan. “Pelantikan ini adalah awal dari pengabdian bersama untuk membangun Donggala yang lebih maju,” tutupnya.

Tidak ada komentar