
Ka SPN Kombes Seminar Sebayang, Penerima Hoegeng Awards 2025, Dianggap sebagai Inspirasi dalam Pembentukan Karakter Siswa.
PALU — Lembaga pendidikan Bintara Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Labuan Panimba Polda Sulawesi Tengah menuai pujian dari wali murid atas perubahan signifikan dalam pola pembinaan.
Mohamad Raihan, salah satu orang tua siswa, secara terbuka menyampaikan rasa puasnya terhadap sistem pembelajaran yang kini dianggap lebih profesional dan humanis, sejalan dengan kurikulum resmi Lemdiklat Polri.
Dalam sebuah rekaman video dan kesaksian langsung, Mardiana, ibunda dari siswa Mohamad Raihan, mengungkapkan bahwa ia dapat melihat dan merasakan dampak positif dari transformasi ini, baik melalui kanal media sosial resmi maupun saat berkunjung ke SPN.

“Kami melihat komitmen serius institusi dalam mencetak anggota Polri yang tidak hanya tangguh secara fisik dan keahlian teknis, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan akhlak mulia dalam pengabdian,” ujar Mardiana.
Ayah siswa, Hermansyah, menambahkan bahwa tenaga pendidik dan pelatih saat ini telah menerapkan pendekatan yang lebih humanis, namun tanpa sedikit pun mengendurkan disiplin yang menjadi fondasi utama pendidikan kepolisian.
Menurut Hermansyah, cerita dari putranya meyakinkan bahwa pendidikan di SPN Labuan Panimba tidak lagi hanya berkutat pada fisik dan kemampuan teknis semata.
Sebaliknya, para siswa juga mendapatkan pembinaan mendalam dalam aspek keimanan dan ketakwaan, yang dinilai sebagai landasan utama dalam membentuk mental dan moral yang kuat. Pembentukan karakter ini dianggap vital sebagai modal bagi calon Bhayangkara muda.
Apresiasi khusus juga dilayangkan kepada Ka SPN Polda Sulteng, Kombes Pol Seminar Sebayang, S.I.K., yang memimpin proses pendidikan saat ini.
Hermansyah menyebut integritas Kombes Seminar, yang baru saja menerima Hoegeng Awards 2025 sebagai Polisi Berintegritas, menjadi teladan nyata yang inspiratif bagi para siswa di bawah kepemimpinannya.
Kepercayaan orang tua semakin menguat bahwa pendidikan putra mereka berada di tangan yang profesional dan berkomitmen tinggi terhadap kualitas SDM Polri.
“Kami percaya para siswa akan menjadi Bhayangkara sejati yang mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan sepenuh hati,” tutup Mardiana, mendoakan para lulusan dapat menjadi aparat yang amanah dan membanggakan.
Di akhir pernyataannya, Hermansyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari Kapolri, Kalemdiklat Polri, Kapolda Sulteng, hingga staf SPN Labuan Panimba, atas bimbingan yang sabar dan profesional.
Ia berharap SPN Labuan Panimba dapat terus mempertahankan predikat sebagai pusat pendidikan kepolisian yang unggul, inovatif, dan mampu melahirkan personel Polri yang berkarakter dan berakhlak mulia.


Tidak ada komentar