
Luwuk, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Banggai mulai memetakan arah pembangunan untuk tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD yang digelar di Estrella Hotel, Rabu (24/12/2025). Forum ini menjadi ruang bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menyelaraskan isu strategis dengan aspirasi masyarakat.
Bupati Banggai, Amirudin, memberikan penekanan keras agar penyusunan rencana kerja tidak terjebak dalam formalitas administratif. Menurutnya, setiap rupiah yang dikeluarkan harus memiliki indikator kinerja yang jelas dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Penyusunan RKPD harus benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat. Tidak boleh ada lagi kegiatan tanpa target dan hasil yang jelas,” tegas Bupati Amirudin.
Untuk tahun 2027, Pemkab Banggai mengusung tema besar peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Ada tiga poin utama yang menjadi mandat Bupati yaitu Pelayanan Dasar untuk erbaikan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur wilayah.
Ekonomi Berkelanjutan dengan menggali potensi unggulan daerah agar ekonomi tumbuh merata. Serta kesejahteraan dengan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan.
Mengingat kondisi dana transfer pusat yang terbatas, Bupati juga menginstruksikan efisiensi belanja daerah dengan mengedepankan program Quick Wins—inovasi unggulan yang bisa dirasakan manfaatnya dengan cepat oleh masyarakat.
Dalam forum tersebut, kabar baik datang dari Badan Pusat Statistik (BPS) Banggai. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banggai pada tahun 2025 tercatat berada di angka 73,44, naik 0,58 poin dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan tren perbaikan kualitas hidup masyarakat Banggai di berbagai dimensi.
Senada dengan Bupati, Plt. Kepala Bappeda Banggai, Ramli Tongko, memaparkan teknis rancangan awal RKPD yang akan menjadi acuan bagi tiap perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja (Renja). Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas agar setiap program tetap fokus pada isu strategis daerah.
Acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, organisasi profesi, hingga perwakilan DPRD ini ditutup dengan diskusi interaktif dan penandatanganan berita acara sebagai komitmen bersama dalam mengawal pembangunan Banggai ke depan.


Tidak ada komentar