
Palu, Sulteng – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., secara resmi meluncurkan Perpustakaan dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Pesisir yang berlokasi di Sou Mpo Oja, Kelurahan Tondo, pada Sabtu (02/05/2026). Kehadiran fasilitas ganda ini diproyeksikan menjadi benteng pertahanan literasi dan karakter bagi generasi muda di wilayah pesisir.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Imelda, didampingi sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Dalam arahannya, ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut di tengah tantangan digitalisasi yang kian masif.
“Alhamdulillah, sore hari ini luar biasa. Ini adalah inisiasi yang sangat baik sebagai pojok literasi bagi anak-anak kita. Kita tahu pengaruh gadget saat ini luar biasa besar hingga membuat anak-anak malas membaca,” ujar Imelda.
Ia memastikan bahwa ketersediaan koleksi buku di perpustakaan tersebut akan terus ditingkatkan guna menarik minat baca anak-anak. Namun, Imelda menekankan bahwa Sou Mpo Oja tidak hanya menjadi rumah bagi buku, tetapi juga pusat pembinaan spiritual melalui TPQ.

“Jadi bukan cuma pojok literasi, tapi juga TPQ. Anak-anak bisa belajar mengaji di sini; Iqro dan Al-Qur’an sudah disiapkan. Insyaallah ini memberikan manfaat besar bagi tumbuh kembang mereka,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menyuarakan keprihatinannya terhadap ketergantungan anak pada media sosial. Ia secara tegas mendukung kebijakan Pemerintah Pusat melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Menurutnya, informasi di media sosial seperti TikTok tidak selalu akurat dan bisa berdampak buruk jika dikonsumsi tanpa pengawasan.
“Anak-anak di bawah 16 tahun harus fokus belajar. Kalau mau membaca, arahkan ke perpustakaan. Sekarang ini apa-apa lihatnya di media sosial, padahal belum tentu semuanya benar. Di sinilah peran penting pojok literasi untuk mengalihkan mereka dari konten yang tidak produktif,” tegasnya.
Selain peluncuran fasilitas pendidikan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lomba pengelolaan makanan non-beras. Perlombaan tersebut diikuti dengan antusias oleh warga setempat sebagai upaya mendorong kreativitas dalam mengolah alternatif pangan lokal.
Hadirnya fasilitas Perpustakaan dan TPQ Pesisir ini diharapkan menjadi model percontohan bagi wilayah lain di Kota Palu dalam memadukan pendidikan intelektual dan spiritual di lingkungan masyarakat.
Rilis: Imron | Foto: Jufri
Protokol: Syarif, Fira, Marimar, & Kabag Miranti Wulandari
Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Tidak ada komentar