
Palu, Sulteng – Respon cepat ditunjukkan jajaran Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah dalam menangani dampak banjir yang merendam pemukiman warga di Desa Wani dan Pantoloan, Minggu (11/01/2026).
Tak sekadar berjaga, para personel SAR Brimob langsung terjun ke rumah-rumah warga untuk membantu evakuasi barang dan membersihkan sisa material lumpur yang masuk ke dalam hunian.
Di lapangan, personel Brimob bersama warga bahu-membahu menyisir rumah yang terdampak. Fokusnya jelas yakni menyelamatkan perabotan berharga dan menyingkirkan endapan lumpur agar rumah bisa segera kembali ditempati.
Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, menegaskan bahwa seluruh personelnya kini dalam posisi siaga penuh menghadapi cuaca ekstrem.

“Begitu laporan luapan air masuk, tim SAR langsung saya perintahkan bergerak dengan peralatan lengkap. Instruksinya jelas, bantu warga angkat barang dan bersihkan rumah mereka sampai tuntas,” ujar Kombes Pol. Kurniawan.
Kehadiran Brimob di tengah pemukiman ini merupakan implementasi nyata dari semboyan “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Bagi Kurniawan, kehadiran fisik petugas di lapangan adalah kunci untuk meringankan beban mental dan fisik warga yang baru saja terkena musibah.
“Kami ingin masyarakat merasa tidak sendirian. Kehadiran anggota di sini untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat sehingga aktivitas warga bisa kembali normal,” tambahnya.
Hingga saat ini, sejumlah personel masih disiagakan di lokasi untuk memantau situasi susulan sekaligus membantu penyelesaian pembersihan. Langkah sigap ini pun mendapat respons positif dan apresiasi dari warga setempat yang merasa sangat terbantu di tengah situasi sulit tersebut.

Tidak ada komentar