Rabu, 03 Jun 2026

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Touna Ajak ASN Teladani Kesabaran dan Pengabdian Sejati

2 menit membaca
Redaksi
Nasional, Pemerintahan - 10 Nov 2025

Ampana, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menggelar upacara bendera yang khidmat di halaman Kantor Bupati, Senin (10/11/2025), dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Touna, Ilham Lawidu, dengan mengusung tema nasional tahun ini “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.

Pahlawan Bukan Sekadar Nama di Nisan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ilham Lawidu membacakan amanat dari Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf. Amanat tersebut menekankan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial untuk mengenang, tetapi harus menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai luhur perjuangan.

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucap Bupati.

Tiga Nilai Penting yang Harus Diteladani

Bupati Ilham Lawidu kemudian menjabarkan tiga hal penting yang dapat diteladani dari para pahlawan, khususnya bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Touna, yaitu kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan.

Ia menekankan bahwa kemerdekaan lahir dari sifat-sifat mulia, bukan hadiah cuma-cuma.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan,” tegasnya.

Kehormatan Sejati Ada pada Manfaat

Bupati Touna juga menyoroti perilaku para pejuang sejati pasca-kemerdekaan yang memilih kembali mengabdi kepada masyarakat daripada berebut jabatan.

Kehormatan sejati bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” ujar Ilham Lawidu.

Dalam konteks masa kini, perjuangan dilanjutkan bukan lagi dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak dan berdampak,” tutupnya.

Upacara dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Hj. Surya Lapasiri, Sekretaris Daerah, serta seluruh pimpinan perangkat daerah dan ASN di lingkungan Pemkab Touna.

Sumber: PPID Utama/ Diskominfo Touna

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x