
Tojo Una Una – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tojo Una-Una, Bapak Alfian Matadjeng, S.Pd., M.A.P, turut serta dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III.
Acara yang dilaksanakan secara daring (online) dan penanaman langsung di Lahan Perhutanan Sosial Desa Bantuga, Kecamatan Ampana Tete, ini berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025, pukul 15.11 WITA. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan tahun 2025.
Pj Sekda Alfian Matadjeng hadir mewakili Bupati Tojo Una-Una, didampingi oleh berbagai pejabat tinggi daerah. Turut hadir Kapolres Tojo Una-Una AKBP Ridwan J.M. Hutagaol S.I.K, SH, Waka Polres Tojo Una-Una Kompol Mulyadi, Pabung Mayor Armed Filipus, Kadis Pertanian Kabupaten Tojo Una-Una Bapak Mahdi Sp., M, Si., serta perwakilan dari UPTD KPH Sivia Patuju Dinas Kehutanan Provinsi Sulteng, Kejaksaan Negeri, dan Danramil Ampana Tete. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh PJU Polres Tojo Una-Una, Personil Polsek Ampana Tete, Bhayangkari, Kepala Desa Bantuga, KKN STAI Poso, Kelompok Tani Kecamatan Ampana Tete, serta tokoh adat, agama, masyarakat, pemuda, dan perempuan, dengan total peserta sekitar 50 orang.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama. Dalam sambutannya, Kapolres Tojo Una-Una AKBP Ridwan J.M. Hutagaol menyampaikan rasa syukur dan menekankan pentingnya sinergitas antarlembaga dalam menyukseskan program penanaman jagung ini.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, Kabupaten Tojo Una-Una bisa menjadi penghasil jagung terbesar di Sulawesi Tengah, serta dapat mengangkat nama daerah kita,” ungkap Kapolres. Beliau juga menegaskan komitmen Polres untuk membantu masyarakat jika terdapat kendala dalam pelaksanaan penanaman.
Mewakili Bupati, Pj Sekda Alfian Matadjeng dalam sambutannya menyoroti bahwa kegiatan ini adalah upaya kolektif dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. Beliau menjelaskan bahwa pemerintah pusat hingga daerah terus mendorong kebijakan pro-rakyat di bidang pertanian dan ketahanan pangan, salah satunya dengan memanfaatkan lahan perhutanan sosial untuk komoditas pangan utama seperti jagung.
“Jagung adalah komoditas strategis dengan peran penting sebagai sumber pangan, bahan baku industri, dan pakan ternak. Oleh karena itu, upaya peningkatan produksi jagung adalah langkah tepat dan cerdas untuk mendukung program Swasembada Pangan Nasional,” kata Alfian.

Pj Sekda juga menambahkan bahwa Kabupaten Tojo Una Una memiliki potensi lahan yang luas dan subur, menjadikannya modal penting untuk menjadi sentra produksi jagung di wilayah timur Indonesia. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada petani dan kelompok tani hutan, termasuk penyediaan bibit, alat mesin pertanian, pelatihan teknis, dan pendampingan di lapangan.
“Saya mengajak seluruh Camat, Kepala Desa, dan perangkat daerah untuk turun langsung memantau, mendampingi, dan mendorong petani di wilayahnya masing-masing agar terlibat aktif dalam program penanaman jagung ini,” ajak Alfian.
Beliau juga optimis bahwa dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, target swasembada pangan 2025 dapat tercapai. Tak lupa, ia mengajak generasi muda untuk berani terjun ke sektor pertanian, menyebutnya sebagai pilihan hidup mulia dan strategis yang menjanjikan masa depan dengan modernisasi dan inovasi.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Tojo Una-Una yang maju, mandiri, dan berdaya saing, serta membangun fondasi ketahanan pangan untuk generasi mendatang.


Tidak ada komentar