
Bordeaux, Perancis – Indonesia kembali menegaskan posisi di kancah internasional. Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, menjadi satu-satunya wali kota dari seluruh Asia yang tampil sebagai pembicara pada ajang bergengsi Global Social & Solidarity Economy Forum (GSEF) 2025 di Bordeaux, Perancis, Jumat (30/10/2025).
Kehadiran Wali Kota Hadianto di forum ekonomi sosial terbesar dunia ini menjadi sorotan utama, terutama saat ia berpartisipasi dalam sesi pleno penting bertajuk “The Future Lies in the Regions” (Masa Depan Terletak di Daerah).
Kisah Ketangguhan Palu Menginspirasi Dunia
Di hadapan delegasi global, Wali Kota Palu membagikan pengalaman luar biasa mengenai ketangguhan (resiliensi) masyarakat Palu dalam membangun kembali ekonomi dan kehidupan sosial pasca-bencana alam besar dan hantaman pandemi.
Beliau menekankan bagaimana semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam memajukan Ekonomi Sosial dan Solidaritas (SSE) di daerahnya.
“Kami ingin Palu menjadi bagian penting dari gerakan global ekonomi sosial yang berkeadilan dan inklusif,” tegas H. Hadianto Rasyid, SE.
Komitmen Pemkot Palu untuk menjadikan kota tersebut sebagai pusat pengembangan SSE di Indonesia disambut hangat oleh komunitas internasional.
Kebanggaan Nasional dari Daerah
Kehadiran tunggal Wali Kota Palu dari benua Asia di GSEF 2025 ini merupakan kebanggaan luar biasa bagi Indonesia.
Hal ini menegaskan bahwa inovasi dan semangat kolaborasi untuk ekonomi berkelanjutan tidak hanya berpusat di ibu kota, tetapi mampu lahir dari daerah yang pernah dilanda krisis dan memberikan inspirasi bagi dunia.
Palu membuktikan bahwa kekuatan ada pada keberanian daerah untuk berinovasi dan berjejaring secara global.


Tidak ada komentar