Rabu, 03 Jun 2026

Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Besar, Pemkab Banggai Gelar Gerakan Pangan Murah

2 menit membaca
Redaksi

Luwuk, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Ketahanan Pangan mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang rangkaian hari besar keagamaan tahun 2026.

Upaya ini diwujudkan melalui gelaran Pasar Murah yang dipusatkan di halaman kantor Dinas Ketapang, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah antisipasi ini menyasar stabilitas harga kebutuhan pokok menghadapi bulan Ramadan, Tahun Baru Imlek, Hari Raya Nyepi, hingga Idul Fitri mendatang.

Pelaksanaan GPM di Banggai diikuti secara hibrid oleh Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, bersama Kepala Perum Bulog Cabang Luwuk, Muhammad Sofiyan Sohilauw, dan jajaran perangkat daerah terkait.

Melalui sambungan zoom meeting, mereka menyimak arahan langsung Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman.

Dalam arahannya, Mentan Amran memberikan peringatan keras kepada para pengusaha agar tidak bermain harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Tidak boleh ada harga naik, ikuti aturan. Jika ada yang menjual di atas HET, cari produsennya dan bila perlu beri sanksi berat hingga pencabutan izin,” tegas Mentan Amran.

Ia menambahkan bahwa stok pangan nasional, khususnya beras, saat ini berada dalam kondisi sangat mencukupi. Dengan cadangan pemerintah mencapai 3,4 juta ton serta tambahan pasokan SPHP sebesar 1,5 juta ton, tidak ada alasan bagi pasar untuk menaikkan harga secara sepihak.

Di lokasi pasar murah Luwuk, masyarakat tampak antusias mengantre dengan tertib menggunakan sistem kupon. Untuk meringankan beban warga, Dinas Ketapang bekerja sama dengan Bulog menyediakan berbagai komoditas utama dengan harga di bawah pasar.

Beras SPHP: Rp60.000 per kemasan 5 Kg (Tersedia stok 500 Kg), Gula Pasir: Rp14.000 per Kg (Tersedia stok 1 ton). Sementara Minyakita: Rp10.000 per liter (Tersedia stok 1.000 liter).

Selain kebutuhan pokok tersebut, pasar murah ini juga menyediakan bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai keriting, hingga aneka sayuran segar dengan harga yang sangat terjangkau.

Melalui gerakan serentak ini, Pemkab Banggai berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat terkendali dengan baik di tengah tingginya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x