
Ampana, Sulteng – Camat Ampana Tete, Abdul Wahid Rimpu, mengajak masyarakat mendukung pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kv Toili-Ampana sebagai bagian dari program strategis pemerintah untuk peningkatan layanan kelistrikan di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan pembayaran ganti rugi dan pelepasan hak atas tanah untuk pembangunan SUTT 150 Kv Toili-Ampana yang berlangsung di Aula Kantor Camat Ampana Tete, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutannya, Abdul Wahid Rimpi mengucapkan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap proses pembayaran ganti rugi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.
“Ini menjadi catatan untuk kita semua, semoga apa yang diterima hari ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan diprioritaskan untuk kebutuhan yang benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ke depan masih akan ada tahapan lanjutan dalam proses pembebasan lahan, termasuk sejumlah lokasi yang masih bermasalah karena berada di kawasan hutan lindung.
Menurutnya, seluruh pihak harus lebih berhati-hati dalam melakukan survei lokasi agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.
“Kemungkinan masih ada beberapa lahan yang bermasalah terutama yang masuk kawasan hutan lindung sehingga perlu ditinjau kembali. Karena itu proses survei harus lebih teliti dan melibatkan seluruh instansi terkait, termasuk pemerintah desa dan kecamatan,” katanya.
Camat Ampana Tete turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur TNI-Polri, pihak PLN, perbankan, hingga pemerintah desa.
Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh pembangunan jaringan listrik tersebut karena merupakan program negara yang dilaksanakan berdasarkan ketentuan perundang-undangan.
“Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan ini. Mari bersama-sama mendukung program ini agar dapat berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Selain itu, Abdul Wahid Rimpi juga mengimbau masyarakat penerima ganti rugi agar menggunakan dana yang diterima secara bijak sesuai kebutuhan keluarga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Ampana Tete AKP Hartono, Danramil Ampana Tete Kapten Inf Bolo, tim pengadaan tanah PT PLN Persero Unit Induk Pembangunan Sulawesi, pihak Sucofindo Surveyor Indonesia, Bank BNI, para kepala desa, serta masyarakat penerima ganti rugi dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Ampana Tete.




Tidak ada komentar