Dari Luar Negeri hingga Tadulako, 14 Dokter Internship Resmi Memulai Tugas di Tojo Una-Una

2 menit membaca
Redaksi
Kesehatan, News, Pemerintahan, Touna - 28 Feb 2026

Ampana, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una resmi menerima 14 dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan I Tahun 2026.

Kehadiran para tenaga medis muda ini diproyeksikan untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Ampana dan sejumlah Puskesmas di wilayah tersebut.

Penyambutan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos. Msi. dalam suasana silaturahmi hangat di ruang kerjanya, Jumat malam (27/2/2026).

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Niko, Wabup memberikan arahan strategis bagi para dokter yang akan memulai masa pengabdiannya di “Bumi Sivia Patuju”.

Dalam sambutannya, Wabup Surya menekankan bahwa kehadiran dokter internship bukan sekadar rutinitas program nasional, melainkan bagian krusial dari visi besar Pemkab Tojo Una-Una di bawah kepemimpinan Bupati Ilham Lawidu.

“Selamat datang dan selamat bertugas. Kehadiran kalian adalah energi tambahan bagi kami dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ini adalah tahapan strategis untuk membentuk dokter yang profesional, kompeten, dan berintegritas,” ujar Wabup.

Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan secara menyeluruh di sektor kesehatan, mulai dari infrastruktur hingga tata kelola layanan yang akuntabel.

Berdasarkan Keputusan Dirjen SDM Kesehatan Nomor HK.02.02/F/521/2026, ke-14 dokter yang berasal dari berbagai universitas dalam dan luar negeri ini akan dibagi ke dalam beberapa titik layanan primer dan sekunder.

Untuk RSUD Ampana sebanyak 7 Dokter, mereka akan fokus pada layanan rujukan. Sementara itu di Puskesmas Ampana Barat akan diisi 3 Dokter. Sedangkan Puskesmas Tete ada 4 Dokter.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Niko, menambahkan bahwa para dokter ini akan didampingi oleh mentor selama bertugas untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga sesuai regulasi yang ditetapkan per 11 Februari 2026 lalu.

Para dokter yang bertugas di antaranya berasal dari Universitas Tadulako, Sam Ratulangi, Muhammadiyah Makassar, hingga lulusan luar negeri seperti Hubei University dan Chongqing Medical University.

Beberapa nama yang ditempatkan di RSUD Ampana antara lain Dr. Andi Muhammad Hasbi Al-Ginaa Hairil, Dr. Filya A. Hunou, Dr. Hardinata Tengono Putra, Julita, Dr. Zulkarnain, Dr. Alya Shafira Nurhafizhah, dan Dr. Syahna Wahdani. Sementara itu, untuk wilayah Puskesmas diperkuat oleh Dr. Conradi Putra Bhakti Leki, Dr. Meta Sari Habibi, dan rekan-rekan lainnya.

Melalui penempatan ini, Wabup Surya berharap adanya dampak nyata yang langsung dirasakan masyarakat, baik dalam hal kecepatan penanganan medis maupun edukasi kesehatan di tingkat desa. (Budi Dako)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x