TRENDING
Senin, 27 Jul 2026

Atasi Krisis Irigasi, Pemda Banggai Prioritaskan Pembangunan Waduk di Wilayah Toili

2 menit membaca
Redaksi
Banggai, News, Pemerintahan - 27 Feb 2026

Toili, Sulteng – Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai mulai merumuskan langkah besar untuk mengatasi ancaman kekeringan yang menghantui ribuan hektare sawah di wilayah dataran Toili. Pembangunan waduk menjadi solusi jangka panjang yang akan diupayakan untuk menjaga status Banggai sebagai lumbung pangan.

Isu krusial ini mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahap II yang digelar di Desa Cendana Pura, Kecamatan Toili, Kamis (26/2/2026).

Kondisi di lapangan menunjukkan penurunan debit air yang signifikan di sentra-sentra produksi padi seperti Kecamatan Toili, Toili Jaya, Moilong, dan Toili Barat. Camat Moilong, Ihwan Ahmad, melaporkan bahwa krisis irigasi saat ini telah berdampak langsung pada sedikitnya 1.255 hektare lahan sawah.

Hingga kini, para petani masih bergantung pada penggunaan pompa air (alkon) untuk mengairi sawah mereka, sebuah cara yang dinilai tidak efisien untuk jangka panjang.

Merespons keluhan tersebut, Bupati Banggai Amirudin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air skala besar harus menjadi skala prioritas ke depan. Menurutnya, penurunan debit air alamiah tidak bisa lagi diatasi hanya dengan perbaikan saluran kecil.

“Kita harus mengambil langkah berani di tahun depan. Masyarakat banyak mengeluh tentang air karena debitnya yang terus berkurang. Maka, solusi terbaik dan permanen adalah membangun waduk,” tegas Bupati Amirudin di hadapan peserta Musrenbang.

Dukungan senada datang dari Wakil Ketua I DPRD Banggai, I Putu Gumi. Berdasarkan hasil reses, ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mengelola sumber daya air, termasuk potensi pemanfaatan danau di Desa Mekarsari atau pembangunan embung dan bendungan besar.

Selain isu pengairan, Musrenbang kali ini juga menampung berbagai aspirasi strategis lainnya. Masyarakat mengusulkan penguatan konektivitas wilayah melalui perbaikan jalan dan jembatan, serta normalisasi sungai untuk mencegah banjir.

Di sektor kesehatan dan pendidikan, Pemda Banggai merencanakan pembangunan Rumah Sakit Tipe C di wilayah dataran Toili serta rehabilitasi sejumlah gedung sekolah yang ditargetkan mulai terealisasi pada tahun 2027 mendatang.

Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya mengamankan sektor pertanian, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Banggai.

Sumber: Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x