
Tete A, Sulteng – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tojo Una-Una, Hajar Lawidu, S.Kep., Ners., secara resmi mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Tingkat Kecamatan Ampana Tete untuk masa bakti 2025–2030.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Ampana Tete pada Selasa (13/1/2026) ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa.
Acara yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, mulai dari perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Satpol PP, hingga unsur Forkopimcam seperti Kapolsek Ampana Tete AKP Rochmat Ari Purwanto dan Camat Ampana Tete Abdul Wahid Rimpu.
Dalam sambutannya, Hajar Lawidu menekankan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat pemeriksaan kesehatan rutin, melainkan ujung tombak dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tojo Una-Una.

“Posyandu adalah garda terdepan dalam upaya peningkatan kualitas SDM, khususnya bagi ibu dan anak. Perannya sangat strategis dalam menekan angka stunting, memastikan cakupan imunisasi, pemenuhan gizi, serta menjadi pusat pendidikan kesehatan masyarakat,” ujar Hajar di hadapan para pengurus yang baru dilantik.
Hajar juga menyoroti tantangan unik yang dihadapi Kabupaten Tojo Una-Una. Dengan kondisi geografis yang meliputi dataran, pegunungan, hingga kepulauan, ia mengakui adanya hambatan dalam menjangkau masyarakat yang heterogen.
Berdasarkan evaluasi tahun 2024, capaian Posyandu di Tojo Una-Una menunjukkan angka yang cukup baik, di mana dari 212 Posyandu, sebanyak 211 di antaranya berstatus aktif. Namun, Hajar mengingatkan agar tim tidak cepat berpuas diri.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang menanti. Tingkat kunjungan masyarakat ke Posyandu masih perlu ditingkatkan, apalagi saat ini kita tengah menghadapi era transformasi Posyandu. Saya berharap tim yang baru dilantik dapat memahami implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di desa,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Hajar Lawidu mengajak seluruh tim pembina untuk menciptakan langkah-langkah nyata yang terukur, bukan sekadar seremonial belaka. Ia ingin Posyandu di Tojo Una-Una menjadi model pelayanan berbasis masyarakat yang aktif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Selamat bekerja kepada tim yang baru dikukuhkan. Kemajuan Posyandu di daerah saudara adalah hasil inovasi bapak dan ibu sekalian. Tetaplah semangat dalam mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan pengukuhan ini ditandai dengan pembacaan SK pelantikan serta pemasangan atribut dan pin secara simbolis kepada Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Ampana Tete sebagai tanda dimulainya masa tugas mereka.


Tidak ada komentar