
Ampana, Sulteng – Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng, S.Pd., MAP., menegaskan bahwa peran imam masjid sangat krusial dalam menjaga fondasi moral masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat mewakili Bupati dalam pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (DPD IPIM) Kabupaten Tojo Una-Una periode 2025–2030 di Hotel Ananda Ampana, Selasa (13/1/2025).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Alfian menekankan bahwa imam masjid memiliki tanggung jawab besar yang melampaui tugas memimpin ibadah ritual di mihrab.
“Imam masjid adalah penjaga moral dan pemersatu umat. Kehadiran IPIM harus menjadi wadah perjuangan dakwah yang sejuk serta moderat bagi seluruh masyarakat Tojo Una-Una,” ujar Alfian di hadapan para pengurus.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen menyeimbangkan pembangunan fisik dengan penguatan spiritual. Menurutnya, kemajuan ekonomi tidak akan sempurna tanpa dukungan mental dan akhlak yang kokoh dari warga.
“Pemerintah membuka ruang sinergi seluas-luasnya bagi IPIM. Kami ingin masjid kembali dihidupkan sebagai pusat peradaban, tempat di mana nilai-nilai toleransi dan kebajikan disemaikan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Sekda berpesan agar pengurus IPIM yang baru dilantik aktif membentengi umat dari pengaruh radikalisme. Ia mendorong adanya program peningkatan kapasitas agar para imam masjid mampu menjawab tantangan dan dinamika sosial yang kian kompleks.
“Dengan niat yang tulus, kami yakin IPIM akan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Kabupaten Tojo Una-Una yang religius, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.
Prosesi pelantikan ini turut disaksikan oleh unsur Forkopimda, pengurus IPIM Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Kemenag Tojo Una-Una, serta jajaran tokoh agama dan alim ulama setempat.


Tidak ada komentar