
Ampana, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tojo Una-Una, Mohammad Asrar M. Ali, S.Ag., M.Pd.I., dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Rabu (8/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Padang Tombuo, Kecamatan Ampana Kota ini dilaksanakan secara daring dan terhubung langsung dengan agenda nasional yang dihadiri oleh Presiden RI dan Kapolri.
Mohammad Asrar hadir mewakili Pemerintah Daerah bersama Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat tinggi dari unsur Forkopimda, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, Kejaksaan Negeri, dan Bulog.
Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Asrar mengapresiasi kolaborasi strategis antara Polri dan kelompok tani lokal. Ia menilai program ketahanan pangan ini sejalan dengan visi pembangunan ekonomi daerah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi sektor pertanian di Tojo Una-Una.

“Pemerintah daerah sangat mendukung langkah-langkah kolaboratif seperti ini. Sinergi antara Kepolisian melalui Program Ketahanan Pangan Polri dengan para petani binaan di Desa Padang Tombuo adalah bukti nyata bahwa kita serius menjaga stabilitas pangan di daerah,” ujar Mohammad Asrar.
Lokasi panen raya kali ini merupakan lahan jagung binaan Polres Tojo Una-Una seluas kurang lebih 3 hektar. Dengan estimasi hasil panen mencapai 10 ton, Asisten II berharap keberhasilan ini menjadi pemantik semangat bagi kelompok tani lain di Tojo Una-Una untuk terus meningkatkan produktivitas lahan mereka.
Selain mengikuti dialog interaktif secara daring dengan Kapolri, Mohammad Asrar bersama rombongan juga menyaksikan penyerahan bantuan sosial kepada perwakilan kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan para pejuang pangan di desa.
Acara yang berlangsung hingga pukul 13.30 WITA ini juga dihadiri oleh Camat Ampana Kota, jajaran Kepala Desa, serta Ketua Kelompok Tani (Poktan) dari Jaya Makmur, Wana Tani, hingga Poktan Bukit Putimata. Kehadiran seluruh elemen ini mempertegas komitmen kolektif Tojo Una-Una dalam mendukung pengumuman swasembada pangan nasional pada awal tahun 2026 ini.


Tidak ada komentar