
Luwuk, Sulteng – Setelah sempat vakum akibat dinamika internal, Karang Taruna Kabupaten Banggai kini resmi memiliki nakhoda baru. Bupati Banggai, Amirudin, melantik jajaran pengurus periode 2025-2030 di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Rabu (24/12/2025).
Dalam arahannya, Bupati Amirudin tidak ingin organisasi ini hanya sekadar nama. Ia mendesak pengurus yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat menghidupkan kembali roda organisasi yang telah lama “tertidur”.
“Setelah saudara-saudara dilantik, harus langsung tancap gas. Karang Taruna kabupaten ini sudah terlalu lama vakum. Saya ingin melihat organisasi ini menggerakkan pemuda Banggai melalui karya-karya besar,” tegas Bupati Amirudin.
Bupati menekankan bahwa semangat inovasi harus menjadi urat nadi Karang Taruna. Hal ini selaras dengan prestasi Pemerintah Daerah Banggai yang baru saja meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.

Amirudin menantang pengurus di bawah kepemimpinan Wahyu Dharmawanto Maku untuk melahirkan terobosan nyata pada tahun 2026 mendatang.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Daerah berkomitmen menyiapkan dana hibah serta fasilitas penunjang guna memastikan program kerja Karang Taruna berjalan maksimal.
Ketua Karang Taruna Banggai, Wahyu Dharmawanto Maku, menyambut optimis tantangan tersebut. Ia meyakini komposisi pengurus yang berasal dari berbagai latar belakang mulai dari akademisi, ASN, pengacara, hingga pengusaha akan menjadi kekuatan besar untuk berinovasi.
“Kami berkomitmen untuk bersinergi penuh dengan pemerintah daerah. Di mana ada pemerintah daerah, di situ ada Karang Taruna di 24 kecamatan,” ujar Wahyu.
Langkah awal yang akan diambil adalah membangun kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Selain itu, Wahyu juga meminta pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Banggai agar seluruh program kerja organisasi ke depan tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Pelantikan ini menjadi babak baru bagi kepemudaan di Banggai, dengan harapan Karang Taruna mampu bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan daerah hingga ke tingkat desa.

Tidak ada komentar