TRENDING
Jumat, 11 Sep 2026

Cegah ‘Orang Miskin Bertambah Miskin’, Pemda Banggai Siap Intervensi Pasar

2 menit membaca
Redaksi

Luwuk, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan menggelar Seminar Akhir Penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah. Acara penting ini berlangsung pada Kamis (4/11/2025) di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai.

Penyusunan peta jalan strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Banggai dan akademisi dari Universitas Tadulako Palu.

Wakil Bupati Banggai, Drs. Furqanuddin Masulilli, M.M, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiasi kajian ini, menekankan bahwa isu inflasi telah melampaui batas ekonomi makro dan menjadi faktor nyata yang dirasakan masyarakat sehari-hari.

Inflasi, yang didefinisikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus, adalah indikator krusial yang mencerminkan dinamika permintaan dan penawaran di pasar riil, memengaruhi suku bunga, produktivitas, nilai tukar rupiah, hingga parameter ekonomi makro lainnya.

Ketua Tim Penyusun Roadmap, Prof. Dr. rer. pol. Patta Tope, S.E, menyoroti pentingnya inflasi yang rendah sebagai prasyarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Inflasi yang tinggi menyebabkan pendapatan rill masyarakat menurun sehingga standar hidup masyarakat juga mengalami penurunan, dampak terburuk mengakibatkan orang miskin bertambah miskin,” tegas Prof. Patta Tope.

Beliau menambahkan bahwa inflasi yang tidak stabil menimbulkan ketidakpastian, menghambat masyarakat dalam mengambil keputusan konsumsi, investasi, dan produksi, yang pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Wabup Furqanuddin menegaskan bahwa temuan dan rekomendasi dari kajian ini akan menjadi bahan strategis bagi Pemerintah Daerah. Hal ini penting untuk Memperkuat kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Meningkatkan akurasi perencanaan dan intervensi pasar. Menjamin kesiapan menghadapi gejolak harga musiman atau nasional serta Mensinkronkan kebijakan fiskal dan program kewilayahan.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengingatkan bahwa potensi besar Kabupaten Banggai, terutama di sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan industri, harus dikelola secara efisien. Ia menekankan perlunya memastikan produksi, pasokan, dan distribusi berjalan secara stabil dan berkelanjutan untuk meminimalisir tekanan inflasi.

Sumber: Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x