HUT ke-115 Desa Tomata Dibuka Meriah, Bupati Delis Serukan “Baku Jaga, Baku Tolong, Baku Sayang”

2 menit membaca
Redaksi
Morut, News, Pemerintahan - 02 Des 2025

Tomata, Sulteng – Desa Tomata, Morowali Utara (Morut), memulai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-115 dengan meriah dan penuh nostalgia.

Pembukaan resmi dilakukan oleh Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, pada Senin (1/12/2025) sore, ditandai dengan pelepasan balon udara dan Karnaval Budaya yang mengusung tema “Kilas Balik Tempo Dulu.”

Rangkaian perayaan budaya ini akan berlangsung selama enam hari, hingga ditutup dengan Perayaan Natal Desa pada 6 Desember 2025. Turut hadir mendampingi Bupati, Anggota DPD RI sekaligus Ketua TP-PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt.

Dalam sambutannya, Bupati Delis mengapresiasi tinggi kreativitas panitia dan Pemerintah Desa Tomata yang berhasil menghadirkan perayaan yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Beliau mengingatkan bahwa kemajuan Desa Tomata saat ini adalah hasil perjuangan panjang para leluhur.

“Zaman boleh berubah, tetapi nilai kemanusiaan yang berakar dari budaya gotong royong, saling menghormati, kerja keras, harus terus kita jaga,” kata Bupati Delis.

Beliau menegaskan bahwa momentum HUT ini harus dijadikan fondasi untuk memperkuat persatuan demi pembangunan desa ke depan. Ia kemudian menyerukan slogan persatuan yang khas: “Mari terus baku jaga, baku tolong, dan baku sayang.”

Bupati berharap Desa Tomata semakin maju menuju visi Morut Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS) Jilid 2. Sebagai bentuk dukungan, Bupati Delis dan Senator Febriyanthi turut menyerahkan bantuan senilai Rp7,5 juta untuk menyukseskan seluruh kegiatan.

Kepala Desa Tomata, Merry E. Wile, menekankan bahwa kekuatan besar yang membuat masyarakat Tomata tetap kompak adalah nilai warisan leluhur.

“Tidak ada materi yang mereka tinggalkan, tetapi semangat keteladanan, baku jaga, baku tolong, baku sayang, itulah warisan terbesar yang terus hidup di hati orang Tomata,” ucap Kades Merry.

Sementara itu, Ketua Panitia, Yohanis Bamotiwa, S.Pd.Gr, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini melibatkan sebanyak 17 lomba budaya dan permainan tradisional untuk menghidupkan kembali memori masa lalu.

Lomba-lomba yang digelar sangat unik dan berbasis kearifan lokal, meliputi Dero Kreasi, Modui, Jahit Atap, Drama Keluarga Berbahasa Mori, Cerita Sejarah Desa, hingga lomba berhitung menggunakan Bahasa Mori untuk anak-anak PAUD/TK.

Perayaan HUT ke-115 Desa Tomata ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi sebuah ruang kebersamaan yang memperkuat jati diri, menghidupkan kembali tradisi, dan menjadi energi baru untuk membangun desa ke depan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *