
Palu, Sulteng – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Yojokodi Lorong Berdikari, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, pada Kamis (13/11/2025) dini hari.
Api mulai berkobar sekitar pukul 02.05 WITA dan dengan cepat menghanguskan tiga unit rumah warga serta dua belas petak Asrama Parigi Moutong.
Tiga unit rumah yang ludes terbakar diketahui milik Lk. Nurman (50), seorang PNS; Lk. Aldi (50), swasta; dan Pr. Wiwik (28), swasta.
Menurut laporan di lapangan, sebagian besar bangunan di lokasi terbuat dari material yang mudah terbakar seperti papan dan triplek, membuat api merambat sangat cepat dan melahap seluruh bangunan dalam waktu singkat.

Seorang saksi mata, Nu’man, mengaku terbangun setelah mendengar teriakan panik warga yang melihat kobaran api dari arah asrama.
“Saya dan warga sekitar langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, tapi api semakin membesar,” ujar Nu’man.
Warga kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu.
Sekitar pukul 02.30 WITA, total tujuh unit mobil Damkar Kota Palu dan satu unit mobil Damkar Provinsi tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung berjibaku memadamkan api.
Setelah perjuangan sekitar dua jam, api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.00 WITA.
Beruntungnya, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka berat dalam insiden ini. Namun, kerugian material ditaksir cukup besar.
Kerugian Material yang Hangus yakni Tiga unit rumah warga dan 12 petak Asrama Parigi Moutong, Tiga unit sepeda motor: Yamaha Jupiter MX, Yamaha Vino, dan Yamaha Mio M3, Berkas penting milik mahasiswa serta Laptop dan dokumen lainnya.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, melalui Kapolsek Mantikulore yang baru, Iptu Andi Rampewali, S.Tr.K., M.H., membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
“Personel Polsek Mantikulore langsung turun ke lokasi bersama tim pemadam untuk membantu pengamanan area dan melakukan pendataan terhadap korban serta barang yang terbakar,” jelas Iptu Andi Rampewali.
Kapolsek Mantikulore tersebut juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan padat penduduk.
“Kami mendorong warga untuk memastikan instalasi listrik aman, tidak meninggalkan kompor menyala, serta memperhatikan bahan bangunan yang mudah terbakar,” tegasnya.
Hingga pukul 05.00 WITA, situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan Asrama Parigi Moutong dan tiga rumah warga tersebut.

Tidak ada komentar