TRENDING
Senin, 27 Jul 2026

Kapolda Sulteng Irjen Endi Sutendi Tekankan Pelayanan Prima dan Sinergi Kuat Lewat 7 Poin “Commander Wish”

2 menit membaca
Redaksi
Kota Palu, Sulteng - 06 Nov 2025

Palu, Sulteng – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) memasuki era kepemimpinan baru dengan digelarnya kegiatan Commander Wish oleh Kapolda Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, Rabu (5/11/2025), di Aula Rupatama Polda Sulteng.

Acara ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan langkah seluruh jajaran Polda, dari Wakapolda Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta, Irwasda Kombes Pol Asep Adhiatna, para Pejabat Utama (PJU), hingga seluruh Kapolres dan Kapolresta.

Dalam arahan perdananya, Irjen Endi Sutendi menegaskan bahwa kehadirannya adalah untuk melanjutkan dan memperkuat fondasi yang telah dibangun kepemimpinan sebelumnya. Ia secara khusus memuji capaian Irjen Pol Agus Nugroho dan berkomitmen untuk memastikan program-program positif terus berjalan.

7 Pilar Penguatan Kinerja “Commander Wish”

Irjen Endi memperkenalkan tujuh poin Commander Wish yang menjadi peta jalan bagi seluruh personel Polda Sulteng. Inti dari visi ini adalah mewujudkan Polri yang Modern, Adaptif, dan Transparan serta meningkatkan kepercayaan publik.

Tujuh poin tersebut meliputi:

  1. Fondasi Spiritual: Perteguh Iman & Ketaqwan kepada Tuhan yang Maha Esa.
  2. Kekuatan Internal & Eksternal: Penguatan Solidaritas internal & Kolaborasi eksternal (Sinergi TNI/Instansi).
  3. Fokus Pelayanan: Peningkatan Kualitas Pelayanan Polri kepada Masyarakat.
  4. Kehadiran Polisi: Hadirkan Polisi di Setiap Kesempatan (Quick Response).
  5. Peran Negara: Menjamin & Mengawal Keamanan Program Prioritas Nasional.
  6. Transformasi Institusi: Penguatan Operasional Polri yang “MANTAP” (Modern, Adaptif, Nyata, Transparan, Akuntabel & Profesional).
  7. Integritas: Hindari Penyimpangan dan Tingkatkan Pengawasan Internal.

Penekanan pada Keamanan Wilayah dan Disiplin Prosedur

Kapolda secara lugas menyoroti dua aspek penting dalam pelaksanaan tugas: pemetaan ancaman dan disiplin operasional.

Beliau memerintahkan para Kapolres untuk proaktif melakukan pemetaan permasalahan di wilayah hukum masing-masing dan segera mengambil langkah antisipatif demi menjaga stabilitas keamanan yang telah kondusif.

Pamapta (Perwira Pengawas) harus quick response terhadap dinamika keamanan wilayah. SOP menjaga tahanan harus diterapkan dengan ketat. Setiap serah terima piket wajib mengecek keseluruhan, terutama kondisi tahanan,” tegas Kapolda, sembari mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap SOP, termasuk penggunaan senjata api.

Media sebagai Mitra Strategis Kepercayaan Publik

Kapolda Endi juga memberikan perhatian khusus pada hubungan kelembagaan dengan media massa. Ia memandang media sebagai mitra strategis yang berperan krusial dalam membentuk opini publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap Polri.

“Media bukan hanya penyampai berita, tapi juga mitra strategis dalam membentuk opini publik yang sehat. Melalui media, masyarakat bisa melihat kerja nyata Polri dalam menjaga keamanan dan melayani,” jelasnya.

Dengan prinsip keterbukaan informasi publik, Kapolda berharap sinergi Polri dan media di Sulawesi Tengah akan terus menghasilkan pesan positif yang menegaskan bahwa Polri hadir untuk masyarakat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x