Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati, hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 1447 H/2025 M.Ratolindo, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menetapkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai prioritas utama dan “investasi jangka panjang” daerah. Hal ini ditekankan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 1447 H/2025 M, Kamis (25/09/2025).
Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati, hadir dan membacakan sambutan. Beliau menyatakan Maulid Nabi harus menjadi momen untuk meneladani akhlak Rasulullah S.A.W., seperti keadilan, kejujuran, dan kasih sayang.
Menurutnya, akhlak Nabi adalah pondasi utama kehidupan berkualitas. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan moral wajib dimulai sejak usia dini.
“Pendidikan karakter, pendidikan moral, dan pembentukan kepribadian adalah hal yang harus dimulai sejak dini,” tegas Wakil Bupati Surya.

Wakil Bupati Surya secara khusus menyoroti peran strategis lembaga PAUD. “PAUD adalah tempat anak-anak kita belajar nilai-nilai dasar, membentuk kebiasaan baik, dan mengembangkan rasa ingin tahu,” jelasnya.
Beliau juga menegaskan bahwa PAUD adalah investasi jangka panjang untuk membangun SDM berkualitas. “Jika anak-anak kita dibiasakan dengan nilai religius, disiplin, dan cinta ilmu sejak dini, Insyaallah mereka akan menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” imbuhnya.
Di akhir sambutan, Wakil Bupati Surya mengajak seluruh pihak untuk bersinergi, terutama dalam menghadapi era digital. Ia mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai keimanan dan tanggung jawab sesuai ajaran Al-Qur’an.
“Saya berharap seluruh guru dan orang tua bersinergi mengawal pendidikan anak, karena pendidikan adalah kunci kemajuan daerah dan bangsa,” tutup Wakil Bupati, menyerukan sinergi demi melahirkan generasi Tojo Una-Una yang berakhlakul karimah dan berdaya saing.
Acara Maulid ini sendiri diselenggarakan oleh Pengurus Kelompok Kerja Kepala PAUD (K3 PAUD) Ratolindo. Wakil Bupati mengapresiasi kegiatan ini karena dianggap efektif sebagai sarana pendidikan karakter bagi guru dan murid, sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah.


Tidak ada komentar