
TOUNA – Polres Tojo Una-Una mempertegas komitmennya dalam menyukseskan program strategis pemerintah pusat di sektor pangan. Pada Rabu (06/05/2026), jajaran personel dari berbagai Polsek turun langsung ke ladang-ladang warga untuk memastikan produktivitas komoditas jagung di wilayah tersebut berjalan optimal.
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kabag SDM AKP Muh. Natsir, S.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung untuk menjadikan Polri sebagai mitra strategis petani. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah lahan pertanian bukan sekadar pemantauan formalitas, melainkan bentuk dukungan moral dan teknis.
“Kegiatan hari ini adalah wujud nyata kehadiran Polri sebagai pendamping masyarakat. Kami ingin memastikan para petani di Touna merasa terdukung secara penuh untuk meningkatkan produktivitas jagung mereka,” ujar AKP Muh. Natsir menyampaikan pesan Kapolres.
Aksi serentak ini melibatkan Polsek Ampana Kota, Tojo, Ampana Tete, hingga Ulubongka. Di lapangan, para Bhabinkamtibmas tidak canggung membantu warga mengolah lahan, seperti yang terlihat pada pendampingan penanaman bibit jagung jenis RK 457 di Desa Bonevoto serta pengecekan bibit NK Sakti di Desa Pusungi.

Lebih lanjut, AKP Muh. Natsir menekankan bahwa kemandirian pangan harus dimulai dari unit terkecil, yaitu desa. Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat tani, diharapkan stabilitas pangan daerah dapat menjadi pilar kekuatan nasional.
“Kapolres menekankan agar sinergi dengan warga di sektor pertanian terus ditingkatkan. Jika ketahanan pangan di tingkat desa sudah kuat, maka secara otomatis ketahanan pangan nasional akan tangguh. Kami mengajak masyarakat untuk terus semangat mengolah lahan demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Langkah persuasif ini diharapkan dapat memotivasi para petani di Kabupaten Tojo Una-Una untuk terus meningkatkan hasil panen, sekaligus mempererat hubungan antara Korps Bhayangkara dengan masyarakat di sektor agraris.

Tidak ada komentar