
Ampana, Sulteng – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, S.H., secara resmi memulai pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SD IT Al-Wahdah di Desa Sumoli, Jumat (24/04/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Prosesi peletakan batu pertama ini menjadi simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan berbasis karakter dan agama.
Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., Kepala BNNK Tojo Una-Una AKBP Johansyah Rahman, S.Pd., M.H., serta Camat Ratolindo dan Kepala Desa Sumoli.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite SD IT Al-Wahdah, Rizal Djopau, mengungkapkan bahwa penambahan ruang kelas bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Hal ini menyusul tingginya antusiasme masyarakat yang tidak sebanding dengan kapasitas gedung saat ini.

“Sebagai informasi bagi Pak Bupati dan tamu undangan, pada penerimaan murid baru tahun ajaran 2026-2027, kuota kami langsung penuh hanya dalam waktu dua hari. Masih banyak orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya, namun terpaksa kami batasi karena keterbatasan ruang. Kami tidak ingin ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena kurangnya fasilitas,” lapor Rizal.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ilham Lawidu memberikan sambutan yang sarat akan nilai spiritual. Ia menekankan bahwa membangun sarana pendidikan adalah bentuk investasi akhirat yang melampaui segala kemegahan jabatan.
“Apa yang kita laksanakan hari ini adalah sebuah kemuliaan. Jabatan Bupati, Kapolres, Kepala BNN, serta gelar-gelar yang melekat di pundak kita hanyalah bunga-bunga dunia yang tidak ada artinya jika tidak disandingkan dengan niat akhirat,” tegas Ilham Lawidu.
Bupati meyakini bahwa pembangunan sekolah ini merupakan wujud nyata dalam mengejar keberkahan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan duniawi akan mengikuti jika urusan agama diutamakan.
“Jika kita mengejar akhirat, maka dunia pasti akan mengikuti sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Apa yang kita bangun hari ini melalui fasilitas pendidikan, itulah yang hasilnya benar-benar akan kita petik kelak. Saya mengajak kita semua mendahulukan urusan agama agar dunia pun ikut menyertai kita,” pungkasnya.
Pembangunan gedung baru ini diharapkan mampu menyediakan sarana belajar yang lebih representatif guna mencetak generasi yang cerdas secara intelektual serta kuat secara akhlak dan iman.

Tidak ada komentar