
Palu, Sulteng – Kota Palu kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Bersama Balikpapan dan Surabaya, Palu menjadi satu-satunya kota di Pulau Sulawesi yang berhasil masuk dalam 6 besar kota terbaik dalam pengelolaan sampah tingkat nasional pada peringatan Hari Bakti ke-80 PU.
Prestasi ini menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Hari ini, Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E., menerima kedatangan tim penilai dan verifikasi lapangan di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa disiplin adalah kunci keberhasilan.
“Komitmen kami jelas. Pokoknya kotor sedikit saya sanksi. Kita juga telah membentuk satgas-satgas untuk memastikan semua berjalan dengan baik,” tegas Wali Kota Hadianto, menunjukkan keseriusan dalam penegakan aturan kebersihan.

Berbagai program telah diimplementasikan secara masif, mulai dari pembatasan penggunaan sampah plastik, penggalakan gerakan peduli lingkungan, hingga penerapan sistem sanitary landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna.
Tidak puas dengan pencapaian saat ini, Pemkot Palu sudah merancang terobosan besar ke depan. Wali Kota Palu mengumumkan rencana kerja sama dengan Pemerintah Jepang untuk pembangunan fasilitas biogas di TPA Kawatuna.
Fasilitas ini diharapkan dapat mengkonversi sampah organik menjadi energi terbarukan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan aspek keberlanjutan TPA Palu.
Hasil akhir penilaian nasional akan diumumkan pada tanggal 3 Desember 2025 mendatang.
Mari bersama-sama terus mendukung langkah Pemkot Palu menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.


Tidak ada komentar