
Palu – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Salah satu personel terbaiknya, Ipda Moh Reza Filsavad, S.H., secara resmi terpilih untuk mengikuti Kursus Instruktur Wasit (Instruktur Fisik PSSI) yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Pelatihan bergengsi ini diadakan di Bogor pada 18–21 November 2025 dan merupakan bagian dari upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas perangkat pertandingan di seluruh Indonesia, sesuai dengan surat resmi PSSI Nomor 5802/PGD/731/X-2025.
Ipda Reza, yang sehari-hari bertugas di SPRIPIM Polda Sulteng, bukanlah nama baru di dunia perwasitan. Ia dikenal sebagai sosok senior dengan total 26 tahun pengabdian di bawah bendera PSSI.
Perjalanan karir wasitnya dimulai pada tahun 1999 dengan meraih Lisensi C3. Ia terus menapaki karir hingga mendapat Lisensi Wasit Nasional PSSI pada tahun 2005. Puncak karirnya sebagai pengadil lapangan adalah ketika ia dipercaya memimpin pertandingan di Divisi Utama Liga Indonesia setahun setelahnya.


Saat ini, Ipda Reza memegang peran penting sebagai Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Sulteng dan aktif sebagai penilai wasit di tingkat provinsi untuk periode 2023–2025.
Dalam kursus ini, Ipda Reza akan fokus mendalami Bidang Fisik Wasit PSSI. Bidang ini sangat krusial karena bertanggung jawab memastikan kondisi fisik wasit selalu berada pada standar optimal, meliputi tes ketahanan, kecepatan, dan kelincahan, yang mutlak diperlukan untuk mengimbangi tempo permainan sepak bola modern yang cepat dan dinamis.
Sebelumnya, Asprov PSSI Sulawesi Tengah juga telah mengirimkan Abd Rahman Pontoh untuk mengikuti kursus di Bidang Teknik pada 8 September 2025, yang berfokus pada penguasaan Laws of the Game dan pengambilan keputusan.
Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid, menyambut baik terpilihnya Ipda Reza. “Alhamdulillah, kini instruktur wasit PSSI di Sulawesi Tengah telah lengkap, mencakup bidang teknik dan fisik. Ini adalah kebanggaan besar bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi anggotanya di luar tugas kepolisian.
“Partisipasi Ipda Reza menunjukkan bahwa personel Polda Sulteng tidak hanya unggul dalam tugas kepolisian, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sepak bola. Kami berharap keahlian ini dapat membawa manfaat signifikan bagi kemajuan sepak bola di daerah kita,” kata Kombes Djoko.
Dengan kelengkapan instruktur wasit ini, PSSI Sulawesi Tengah kini memiliki sumber daya manusia yang memadai untuk mencetak wasit-wasit berkualitas yang siap bertugas di kompetisi nasional.

Tidak ada komentar