
Ampana, Sulteng – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Tojo Una-Una, Rusli, S.Sos, M.Si., menegaskan bahwa perombakan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Una-Una merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kepegawaian.
Hal ini disampaikannya menjelang prosesi pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga Kepala Puskesmas yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Senin (9/3/2026), pukul 13.30 WITA di Ruang Rapat Kantor Bupati.
Menurut Rusli, agenda pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ilham Lawidu ini bukan sekadar rotasi rutin. Ia menekankan bahwa seluruh proses telah melewati pertimbangan matang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tata kelola kepegawaian berjalan efektif. Kami ingin menjaga integritas sekaligus meningkatkan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Sivia Patuju,” ujar Rusli melalui pesan tertulis.

Sebagai pimpinan teknis di bidang kepegawaian, Rusli juga telah mengeluarkan instruksi tegas mengenai protokol pelantikan melalui undangan resmi nomor: 800.1.3.3/973/BKPSDM.
Beberapa poin utama terkait aturan pakaian yang wajib dipatuhi para pejabat adalah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, wajib mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL), kopiah nasional, PIN, serta didampingi istri yang mengenakan seragam Dharma Wanita Persatuan (DWP).
Sementara itu, untuk Pejabat Administrator, Pengawas, & Kepala Puskesmas wajib mengenakan seragam Korpri lengkap, termasuk kopiah nasional dan PIN.
Rusli berharap, dengan terisinya posisi-posisi strategis ini, kinerja pemerintahan daerah dapat mengalami akselerasi yang signifikan. Penempatan pejabat baru ini diharapkan mampu menjawab tantangan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memperkokoh struktur pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Budi Dako)


Tidak ada komentar