
Salakan, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar Focus Group Discussion (FGD) hasil penelitian Tim Ekspedisi Patriot Kawasan Transmigrasi Salakan.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati pada Selasa (2/12/2025).
FGD ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, Staf Ahli, Asisten, pimpinan instansi vertikal, Kepala Perangkat Daerah, camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat.
Tim Ekspedisi Patriot dari ITB memaparkan hasil kerja mereka selama empat bulan di Banggai Kepulauan, sejak Agustus 2025.

Tim yang terbagi dalam dua kelompok, dipimpin oleh Dr. Rer. Nat. Rizky, ST., MT., dan Jenny Rizkiana, ST., MT., ini fokus pada perumusan inovasi dan desain unggulan spesifik untuk kawasan transmigrasi.
Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini.
“Kami menyambut baik inisiatif Ekspedisi Patriot ini karena bukan sekadar penelitian akademik, tetapi juga memberikan rekomendasi strategis yang bisa mempercepat pembangunan daerah,” kata Bupati Rusli Moidady.
Bupati Rusli Moidady menjelaskan, program kolaborasi ini menghasilkan dua capaian krusial: rekomendasi inovasi kawasan transmigrasi dan rekomendasi desain unggulan spesifik kawasan.
Diharapkan rekomendasi ini dapat memperkuat sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta meningkatkan ketahanan masyarakat Bangkep.
Bupati juga menekankan bahwa Pemerintah Nasional telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 triliun pada tahun 2025 untuk pembangunan.
Alokasi ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal dan mempercepat pemerataan pembangunan berbasis potensi daerah, yang didukung dengan penyiapan infrastruktur dasar dan konektivitas untuk ekosistem industri berkelanjutan.
Rusli Moidady menambahkan, posisi Sulawesi Tengah yang menempati urutan kedua terbanyak di Indonesia dengan 29 kawasan transmigrasi, termasuk Kawasan Salakan di Desa Kinandal, menunjukkan besarnya potensi yang harus dikembangkan.
Di akhir kegiatan, Bupati berharap kerja sama strategis dengan tim ekspedisi ITB ini dapat terus berlanjut dan hasil penelitian mereka memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.

Tidak ada komentar