Kabar Baik dari Togean! Lahan Warga Touna Bakal Dikeluarkan dari Kawasan TNKT, Kata Wakil Ketua DPRD

2 menit membaca
Redaksi
Politik, Touna - 27 Okt 2025

Una-Una, Sulteng – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Jafar Muhammad Amin, S.E., mengadakan kegiatan reses masa persidangan I Tahun 2025 di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Wakai, Kecamatan Una-Una, pada Senin (27/10/2025) pukul 09.00 WITA.

Dalam paparannya, Jafar Muhammad Amin menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mengawal program daerah dan nasional, serta menjanjikan upaya maksimalisasi pembangunan daerah.

Reses Perdana dalam Satu Dekade

Jafar Muhammad Amin menyampaikan bahwa kegiatan reses ini memiliki makna khusus bagi masyarakat setempat. “Kegiatan ini merupakan reses pertama kali yang dilaksanakan di ibu kota Kecamatan Una-Una dalam 10 tahun terakhir,” ungkapnya.

Beliau bersyukur atas kelancaran acara yang dihadiri lengkap oleh unsur Tripika (Camat, Kapolsek, dan Babinsa), perwakilan Kepala Desa, dan sekitar 250 orang undangan.

Komitmen Pembangunan di Tengah Tantangan Anggaran

Menyikapi rencana penganggaran ke depan, Wakil Ketua II DPRD dari Fraksi Nasdem ini tidak menampik adanya tantangan.

“Walaupun anggaran Tahun 2026 akan dikurangi, kami dari anggota DPRD Kab. Touna akan memaksimalkan pembangunan dan pemberdayaan untuk masyarakat Touna,” janji Jafar Muhammad Amin.

Pernyataan ini disambut baik, terutama setelah Camat Una-Una, Sabrin Abd. Karim, S.Pd, sebelumnya menyampaikan harapan agar DPRD dapat mengawal program peningkatan jalan Provinsi dari Desa Wakai hingga Desa Kulingkinari, Kecamatan Batudaka.

Seruan Dukungan Program Nasional

Dalam upaya mendukung program prioritas pemerintah, Jafar Muhammad Amin menyerukan kepada seluruh elemen di Kecamatan Una-Una, termasuk Tripika, Kepala Desa, dewan guru, dan masyarakat, untuk mengambil peran aktif.

Ada dua program nasional yang menjadi fokus, yang pertama adalah Pengawalan MBG (Makanan Bergizi). Unsur Tripika dan elemen masyarakat diharapkan dapat mengawal program MBG yang sudah berjalan (running) di beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Una-Una.

Yang kedua, terkait Ketahanan Pangan. Beliau juga meminta Tripika Kecamatan Una-Una mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan untuk menanam sayuran, guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Revisi Perda Tata Ruang

Mengakhiri paparannya, Jafar Muhammad Amin menyampaikan kabar baik terkait isu lahan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

“Sesuai dengan hasil rapat koordinasi Pemda dan TNKT (Taman Nasional Kepulauan Togean), disepakati untuk merevisi kembali Perda tentang tata ruang, sehingga lahan masyarakat tidak berada dalam Kawasan TNKT,” jelasnya.

Kegiatan reses yang bertujuan menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat untuk dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan dan anggaran ini, berakhir pada pukul 11.30 WITA dan berjalan dalam situasi aman serta kondusif.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *