CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82Palu, Sulteng – Kisah tragis menyelimuti penemuan jenazah A.S. (52) di rumahnya di Jalan Padat Karya, Palupi, Tatanga, Palu, Minggu malam (19/10/2025). A.S. ditemukan tergeletak tak bernyawa di ruang tamu oleh sang adik, S.S. (51), yang datang berkunjung sekitar pukul 19.10 WITA.
S.S. mendapati rumah korban dalam kondisi gelap total karena mati lampu, dengan pintu yang terbuka. Ketika masuk, ia terkejut melihat kakaknya dalam posisi telungkup di lantai.
Kasus ini semakin menarik perhatian setelah keterangan saksi K.S. (28) terungkap. K.S. sempat berbincang dengan korban sehari sebelum penemuan, pada Sabtu sore, di mana korban sempat menanyakan apakah K.S. mendengar suara ribut dari rumahnya beberapa malam terakhir.


Saat itu, K.S. melihat luka di pelipis kanan dan memar di pelupuk mata kanan korban, yang dijawab korban dengan ketidaktahuan dan pengakuan kamar berantakan saat bangun tidur.
Lebih lanjut, K.S. juga mengaku sempat mendengar suara perempuan meminta tolong dari arah rumah A.S. pada Kamis malam (16/10/2025) sekitar pukul 22.00 WITA.
Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H. menyatakan bahwa Polresta Palu telah mengambil alih penyelidikan menyeluruh, menyusul adanya laporan dari Polsek Palu Selatan.
“Hasil awal menunjukkan adanya luka di bagian wajah korban yang mengindikasikan dugaan kekerasan. Namun, penyebab pasti kematian baru akan diketahui setelah hasil pemeriksaan medis keluar,” ujar Kombes Pol Deny Abrahams.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk visum. Polisi berjanji akan bekerja transparan dan profesional untuk mengungkap kasus ini dan memberikan keadilan bagi keluarga.


Tidak ada komentar