Rakor Pariwisata, Plt Kadis Asrin Soga Tekankan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

2 menit membaca
Redaksi
Pemerintahan, Touna - 06 Okt 2025

Ampana, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una (Touna) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepariwisataan tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra kerja, Senin (6/10/2025).

Rakor ini bertujuan untuk merumuskan strategi percepatan pembangunan pariwisata yang selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni terwujudnya masyarakat Touna yang religius, maju, adil, dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan.

Pentingnya Sektor Unggulan dan Kolaborasi

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Touna, Asrin W. Soga, S.Pdi., MAP, yang membacakan sambutan Bupati, menyampaikan apresiasi atas peran serta seluruh pihak.

Ia menekankan bahwa pariwisata adalah sektor unggulan yang strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan multiplayer effect bagi berbagai bidang.

“Potensi pariwisata Touna, khususnya di Kepulauan Togean, merupakan kekuatan yang luar biasa. Keindahan alam, keragaman hayati, dan kekayaan budaya adalah aset tak ternilai yang harus kita kelola dengan baik,” ujarnya.

Namun, Asrin Soga menegaskan bahwa pengelolaan pariwisata tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan justifikasi, perencanaan yang terukur, dan kerja sama yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media (Pentahelix).

“Kolaborasi antar stakeholder merupakan hal mutlak. Kita tidak dapat berjalan sendiri. Pemerintah memerlukan dukungan dari masyarakat, dunia usaha, dan semua pihak. Hanya dengan kerja sama yang solid, kita bisa membangun ekosistem pariwisata yang berdaya saing,” tegasnya.

Strategi dan Arahan ke Depan

Rakor ini diharapkan dapat menjadi wadah evaluasi program yang telah berjalan dan memusatkan strategi yang lebih efektif, serta menyelaraskan program kepariwisataan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam era digital, Asrin Soga juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk promosi. Konten digital, media sosial, dan platform harus menjadi jalur utama dalam memperkenalkan potensi Touna kepada dunia.

Selain itu, aspek keberlanjutan menjadi penekanan. Pariwisata harus ramah lingkungan, memberikan kesejahteraan bagi masyarakat lokal, dan melestarikan sumber daya alam untuk generasi mendatang.

“Pemberdayaan masyarakat menjadi kunci. Pariwisata harus memberikan manfaat langsung, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif, mulai dari kerajinan tangan, kuliner hingga seni,” tambahnya.

Rakor Kepariwisataan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Touna Jafar M. Amin, Kepala Badan Pendapatan Daerah Mohamad Isa Ashar Latimunu, perwakilan Balai Taman Nasional Kepulauan Togean, perwakilan Dinas BPD, Dinas Perhubungan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *