Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., saat menerima plakat dari Ketum PJS, Mahmud Marhaba. Foto: Ishak AlimudinAmpana, Sulteng – Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., secara resmi membuka kegiatan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Seminar Nasional & Muscab I DPC PJS Tojo Una-Una yang berlangsung di Marina Cottages Ampana, Rabu (01/10/2025) pukul 09.20 Wita.
Dalam sambutannya, Bupati Ilham Lawidu menyampaikan pesan tegas mengenai peran penting wartawan profesional sebagai mitra pemerintah, serta memberikan pandangan mendalam tentang etika jurnalisme.
Acara yang bertema “Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah dan Publik dalam Mengahadapi Wartawan Gadungan” ini turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Wakil Bupati Surya, S.Sos., M.Si., serta Forkopimda.
Bupati Ilham Lawidu menegaskan bahwa ia tidak pernah menghalangi tugas wartawan di daerahnya. Sebaliknya, ia memandang pers sebagai elemen krusial dalam menjalankan pemerintahan yang baik.

“Sebagai Bupati Kabupaten Tojo Una-Una, saya tidak sama sekali menghalangi atau mencegah apa yang menjadi tugas Bapak dan Ibu. Kritikan, saran, pendapat, dan lain-lain itu penting bagi saya,” ujar Bupati Ilham.
Ia melanjutkan, “Siapapun pemimpinnya, yang namanya masih manusia, pasti keliru. Sehingga kalau tidak ada yang mengkritik, tidak ada yang mengingatkan, tidak ada yang menasihati, pasti salah. Keberadaan teman-teman semua sebagai wartawan itu sangat-sangat penting bagi saya dan bagi kami Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una.”
Bupati juga menyambut baik pesan dari Ketua Umum PJS yang menyatakan bahwa pemerintah adalah Mitra, bukan lawan. “Saya Insyaallah berjanji kepada teman-teman semuanya akan menjadi mitra yang baik,” janji Bupati Ilham.

Terkait upaya PJS dalam meningkatkan profesionalisme wartawan, Bupati Ilham Lawidu menyatakan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan digelar pada bulan Desember nanti.
“Apa yang disampaikan oleh Ketua Umum tadi untuk melaksanakan lisensi wartawan pada bulan Desember di Kabupaten Tojo Una-Una agar supaya betul-betul dilaksanakan, kami mendukung sepenuhnya,” tegasnya.
Bahkan, Bupati secara spontan menawarkan lokasi yang representatif untuk kegiatan pers. “Tinggal tempatnya mau pilih di mana. Kalau mau suka happy-happy ya di pulau,” candanya.
Secara khusus, Bupati juga berpesan kepada insan pers, terutama media online, untuk selalu berpegang teguh pada etika dan nilai-nilai agama dalam menjalankan tugasnya.
“Saya ingin berpesan kepada rekan-rekan wartawan dengan apa yang menjadi doktrin dan sumpah kewartawanannya. Hal-hal yang diatur dalam agama, baik itu Islam, Kristen, dan agama-agama yang lain tentang larangan, itu jelas,” katanya.
Bupati mengingatkan agar pers tidak mengumbar aib seseorang di ruang publik. “Kalau sudah bicara masalah aib, Allah memerintahkan untuk menutup aib kita. Dan jangan menyebut atau membicarakan aib orang lain,” tutupnya.


Tidak ada komentar