
Ampana, Sulteng – Sebanyak 38 personel Polres Tojo Una-Una (Touna) mengikuti Ujian Beladiri Polri, salah satu syarat wajib untuk Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Januari 2026. Ujian ini berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Touna pada Jumat (12/9/2025).
Dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Touna, AKP Muh. Natsir, S.H., bersama tim penguji, seluruh personel yang diusulkan hadir dan mengikuti rangkaian ujian dengan tertib. Materi yang diujikan sangat beragam, mencakup beladiri dasar seperti teknik jatuh, pukulan, dan tendangan.
Selain itu, para peserta juga diuji kemampuannya dalam beladiri tanpa alat, seperti cara menghadapi serangan tangan kosong, cekikan, hingga ancaman senjata tajam seperti pisau dan celurit. Mereka juga harus menunjukkan keahlian beladiri dengan alat, menggunakan tongkat, borgol, dan kopelrim untuk melumpuhkan lawan.
Melalui Kabag SDM AKP Muh. Natsir, Kapolres Touna AKBP Yana Djayawidya menyatakan bahwa ujian ini sangat krusial. “Ujian beladiri ini adalah bagian dari evaluasi berkala untuk memastikan setiap anggota Polri memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni,” jelasnya.

“Kemampuan ini bukan hanya untuk melindungi diri, tetapi juga untuk melumpuhkan pelaku kejahatan saat bertugas di lapangan,” tambahnya. Seluruh kegiatan berjalan lancar dan aman, di mana setiap personel menunjukkan keseriusan dan semangat tinggi.
Ujian ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh personel Polres Touna dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Tidak ada komentar