Wakili Bupati, Pj. Sekda Tojo Una Una Ajak Warga Jaga Kerukunan Melalui Tabligh Akbar

2 menit membaca
Redaksi

Ampana Kota, Tojo Una-Una – Masyarakat Tojo Una Una berkumpul di Lapangan Sepak Bola Desa Sansarino pada Selasa, 12 Agustus 2025, untuk mengikuti Tabligh Akbar Kebangsaan.

Acara yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso ini mengusung tema “Islam dalam Kebangsaan, Harmoni dalam Keragaman.”

Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 orang dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan pemerintah, tokoh agama, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Hadir dalam acara tersebut Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Alfian Mattajeng, S.Pd., M.AP, yang mewakili Bupati Tojo Una Una, serta Rektor STAI Poso, Dr. H. Nasarudin L. Midu, M.AG.

Selain itu, tampak pula mantan Bupati Tojo Una-Una 2 periode Damsik Ladjalani, perwakilan dari Polres Touna, Kemenag, dan sejumlah pejabat instansi vertikal maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Dalam sambutannya, Rektor STAI Poso menyampaikan apresiasinya terhadap gagasan mahasiswa KKN yang menggelar acara ini. Ia juga mengungkapkan bahwa 95% mahasiswa KKN STAI Poso berasal dari Tojo Una Una dan telah mencetak lebih dari 500 alumni dari daerah tersebut.

Dr. Nasarudin juga mengumumkan rencana peningkatan status STAI Poso menjadi Institut Islam Poso, yang diharapkan dapat memperluas peluang pendidikan tinggi berbasis Islam di wilayah tersebut.

Sementara itu, Sekda Alfian Mattajeng, mewakili Pemerintah Daerah, menekankan pentingnya tema yang diusung. “Tema hari ini mengajak kita untuk memahami bahwa Islam dan kebangsaan bukanlah hal yang bertentangan, melainkan saling menguatkan,” ujar Alfian.

“Islam memberikan pedoman moral dan spiritual, sedangkan kebangsaan memberikan kerangka hukum dan sosial untuk hidup berbangsa dan bernegara,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, mengingat Tojo Una Una merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan keragaman suku, bahasa, dan agama.

Alfian berharap mahasiswa KKN, sebagai generasi muda, dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai positif serta menghindari ujaran kebencian dan hoaks.

“Kami percaya, melalui kegiatan Tabligh Akbar Kebangsaan ini, akan terbentuk masyarakat yang religius, nasionalis, dan berkarakter,” imbuhnya.

“Semoga setelah mengikuti acara ini, kita semua dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang didapat dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Alfian.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang sinergi antara nilai-nilai keislaman dan semangat kebangsaan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945,” tutupnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *