TRENDING
Selasa, 28 Jul 2026

Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan Ratolindo untuk Pembangunan SUTT 150 KV Ampana-Bunta

2 menit membaca
Redaksi
Pemerintahan - 08 Agu 2025

Ratolindo, Tojo Una-Una – Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV jaringan Ampana-Bunta terus berlanjut. Kali ini, sosialisasi pengadaan tanah dilaksanakan di Kantor Camat Ratolindo pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah kecamatan dan pihak keamanan untuk mendukung proyek strategis nasional ini.

Acara yang dihadiri oleh Sekretaris Camat Ratolindo, perwakilan Kejaksaan, PLN, TNI, dan Polri ini menyatukan berbagai pihak terkait. Selain itu, hadir pula Kepala Desa Sabulira Toba, Sekretaris Kelurahan Uemalingku, serta 18 orang masyarakat pemilik lahan.

Pemerintah Kecamatan Pastikan Ganti Rugi yang Adil

Sekretaris Camat Ratolindo, Dudi Indradi Muzammil, SH., dalam sambutannya menegaskan bahwa proses inventarisasi lahan akan dilakukan secara cermat. “Inventarisasi lahan yang telah dilakukan pengecekan oleh pihak-pihak terkait bertujuan agar pemilik lahan mendapatkan ganti untung atau kompensasi yang layak dan adil,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penentuan harga akan didasarkan pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan hasil penilaian tim ahli yang mempertimbangkan kondisi aktual di lokasi, termasuk bangunan dan tanaman yang ada. “Ini adalah langkah awal. Kedua belah pihak harus sama-sama tidak dirugikan dan membawa kebaikan ke depannya,” tambahnya.

Sinergi Antar Lembaga untuk Kelancaran Proyek

Kapolsek Ampana Kota, Iptu Maryanto, menyatakan kesiapannya untuk membantu. “Polsek Ampana Kota bersedia membantu dalam hal kegiatan pengecekan lokasi untuk pembangunan SUTT, tentunya secara administrasi menyurat agar bisa dipertanggungjawabkan secara kedinasan,” tegasnya.

Dukungan serupa juga datang dari Danramil Ratolindo, Lettu Ckeu Risman. Ia menekankan pentingnya pendataan lahan yang akurat oleh pihak desa dan kelurahan.

“Program ini untuk masyarakat Touna secara terukur agar lahan-lahan terdata dengan baik. Masyarakat yang akan menerima biaya pengganti dapat mengecek bersama dan menyiapkan surat-suratnya agar pembayaran nanti berjalan lancar,” jelas Risman.

PLN Jelaskan Kebutuhan Lahan

Perwakilan PLN, Heru Ardianto, memaparkan bahwa proyek ini membutuhkan 15 titik tower. “Kami memohon bantuan dan kerja samanya kepada pihak pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri untuk memfasilitasi pemilik lahan,” kata Heru. Ia berharap, lahan yang dibebaskan tidak dalam sengketa dan memiliki alas hak kepemilikan yang sah.

Sebagai langkah awal, tim dari PLN dan konsultan PT Gamma Apsilon akan memverifikasi lokasi bersama para pemilik lahan. Setelah itu, akan dilakukan penilaian harga tanah yang layak, di atas harga pasaran, dan disampaikan kembali kepada para pemilik lahan.

Total luas lahan yang dibutuhkan untuk setiap tapak tower adalah sekitar 20m x 20m dan 25m x 25m, dengan jarak antar tower sekitar 300 meter. Proyek ini akan menjangkau Kelurahan Uemalingku dan Desa Sabulira Toba di Kecamatan Ratolindo.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x