Masaro saat membacakan laporan panitia pada pembukaan kegiatan Coaching Course PSSI D Licensi, Rabu (23/07/2025) malam di Hotel AnandaTouna — Di tengah hingar-bingar lapangan hijau Tojo Una-Una, ada satu nama yang terus mengukir dedikasi tanpa henti: Mahsyar Mahdi, atau yang akrab disapa Masaro. Pria kelahiran Luwuk Banggai ini bukan sekadar pengabdi; ia adalah jantung yang tak pernah berhenti berdetak untuk sepak bola Touna, mendedikasikan waktu, tenaga, bahkan dana demi membakar semangat si kulit bundar.
Bayangkan, dalam kurun waktu kurang dari setahun saja di 2025, jejak Masaro sudah terukir dalam berbagai hajatan sepak bola terbesar di Tojo Una-Una. Ia tak hanya terlibat, ia menjadi motor utama yang menggerakkan:
Namun, pengabdiannya tak berhenti di situ. Di bulan yang sama, Juli 2025, ia menggandeng Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tojo Una-Una untuk dua agenda krusial: menjadi ketua panitia turnamen usia dini U-10, sebuah langkah nyata dalam pembinaan bibit muda, dan juga ketua panitia penyelenggara kursus pelatih lisensi D PSSI (Coaching Course PSSI D License), upaya strategis untuk meningkatkan kualitas kepelatihan lokal.
Dedikasi Masaro terhadap sepak bola bukanlah hal baru. Jauh sebelumnya, ia adalah sosok di balik Ampana FC, klub yang pernah menjadi langganan final di berbagai turnamen dalam kota Ampana. “Klub itu akan kembali mewarnai persepakbolaan Tojo Una-Una,” ujar Masaro penuh keyakinan, mengisyaratkan kebangkitan kembali tim yang ia bangun dengan cinta.


Tak hanya itu, perusahaan miliknya, CV. Masaro, juga sering menjadi sponsor utama dalam beberapa turnamen sepak bola di kota Ampana. Ini menunjukkan bagaimana Masaro tak hanya berinvestasi waktu dan tenaga, tetapi juga sumber daya finansial demi kemajuan olahraga yang dicintainya.
Kini, Masaro tak hanya seorang organisator. Ia telah melengkapi dirinya dengan lisensi pelatih D yang diambilnya di Luwuk, serta sertifikat wasit C2 dari Kendari. Ini membuktikan bahwa komitmennya bukan hanya pada penyelenggaraan, tetapi juga pada peningkatan kualitas individu dan infrastruktur sepak bola secara keseluruhan.
Mahsyar Mahdi alias Masaro bukan sekadar panitia atau penyelenggara. Ia adalah lokomotif penggerak, inspirator, dan pemersatu bagi komunitas sepak bola Tojo Una-Una. Dengan semangat membara dan keahlian yang terus diasah, ia telah membuktikan bahwa satu orang dengan dedikasi luar biasa mampu membawa perubahan signifikan dan menghidupkan kembali denyut nadi sepak bola daerah. Tojo Una-Una beruntung memiliki Masaro, sang pemberani yang tak kenal lelah!
Penulis: Juli Indra


2 Komentar