Rabu, 03 Jun 2026

Terobosan Sepak Bola Touna: Pemda Tanggung Penuh Biaya Kursus Pelatih Lisensi D

3 menit membaca
Redaksi
Olahraga - 23 Jul 2025

Ampana, 23 Juli 2025 – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, S.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Tojo Una-Una, secara resmi membuka kegiatan Coaching Course PSSI Lisensi D. Acara ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sepak bola di wilayah tersebut.

Pembukaan yang berlangsung di hotel Ananda Ampana Kota ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, Kepala Bidang Olahraga, Camat Ampana Kota, Ketua KONI Tojo Una-Una, Wakil Ketua Askab PSSI Tojo Una-Una, dan Kepala Bagian Protokol.

Dalam sambutannya, Bupati Ilham Lawidu menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dimulainya acara. Ia menjelaskan bahwa kendala teknis terkait instalasi listrik di kediamannya menjadi penyebab mundurnya jadwal. “Mohon maaf jika ada ketidaknyamanan, ada sedikit kendala teknis di rumah sebelum berangkat,” ujarnya.

Bupati juga menyambut hangat kehadiran instruktur utama, Mahruzar Nasution, yang merupakan perwakilan dari PSSI Pusat. Ia mengaku terkejut dan senang mengetahui bahwa Mahruzar juga berasal dari latar belakang TNI, yang mengingatkannya pada pengalamannya sendiri saat sempat menjadi anggota TNI selama delapan hari.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari 12 kecamatan di Tojo Una-Una, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari berbagai penjuru kabupaten. Ketua Panitia, Mahsyar Mahdi, bersama Instruktur Mahruzar Nasution dan Asisten Instruktur Muhammad Agusman serta Armansyah Said, akan membimbing para peserta selama pelatihan berlangsung.

Bupati Ilham Lawidu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu janji politiknya untuk mendorong dan memajukan PSSI serta olahraga sepak bola di Tojo Una-Una. “Ini adalah gebrakan pertama, dan silakan cek di kabupaten/kota seluruh Indonesia, hanya beberapa kabupaten saja yang kegiatan pelatihan pelatihnya dibiayai oleh pemerintah daerah,” jelasnya, sembari menunjuk pada hotel yang penuh dengan para peserta pelatihan.

Lebih lanjut, Bupati berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah kemampuan melatih, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi, kebersamaan, dan dedikasi terhadap sepak bola. Ia menekankan pentingnya totalitas dalam mencintai sepak bola, bahkan menganalogikannya seperti istri kedua yang perlu dicintai setelah keluarga.

Ilham Lawidu juga menyoroti potensi besar sepak bola sebagai profesi menjanjikan, dengan nilai transfer pemain dan pelatih yang bisa berkali lipat dari gaji PNS. Ia optimis bahwa dari pelatihan ini akan lahir pelatih-pelatih hebat yang mampu membawa Tojo Una-Una berprestasi. “Bisa mengganti Indra Sjafri, atau muncul dari sini,” harapnya, disambut antusias oleh para peserta.

Ke depan, Bupati menjanjikan banyak event besar di Tojo Una-Una. Setelah bonus sebesar 75 juta rupiah yang diselenggarakan sebelumnya, ia merencanakan turnamen PSSI dengan bonus 100 juta rupiah. Tujuannya adalah untuk menemukan bibit-bibit berbakat yang dapat dibina lebih lanjut hingga mampu menembus Liga 1, Liga 2, atau bahkan tim nasional.

“Potensi anak-anak kita banyak, tapi seringkali tidak ada jenjang pembinaan. Jangan sampai mereka hanya menjadi ‘pemain kampung’ yang jago di kampungnya saja,” tegas Bupati. Ia berharap para pelatih yang hadir dapat membina bibit-bibit unggul sehingga Tojo Una-Una tidak kalah bersaing dengan daerah lain, bahkan dengan Papua yang dikenal memiliki banyak pemain berkualitas di tim nasional.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x